Narutoholic

Narutoholic

Sepeda Motor Bukan Untuk Anak Dibawah Umur

8/26/13

Saat ini jalan raya adalah tempat yang paling banyak memakan korban jiwa, ribuan orang meninggal setiap tahunnya di jalan raya. Bahkan data membuktikan bahwa lebih banyak orang yang meninggal secara tragis di jalan raya daripada perang atau konflik.

Jika perang tidak setiap jam terjadi, tapi dijalan raya hampir setiap jam memakan korban jiwa karena kecelakaan.

Yang lebih parah lagi banyak dipertontonkan dijalanan sekarang ini anak-anak dibawah umur yang baru berumur 8-16 tahun yang mengendarai kendaraan bermotor secara ugal-ugalan tanpa memperhitungkan keselamatan dirinya dan keselamatan orang lain sesama pengguna jalan.

Orang tua seharusnya memahami bahwa kendaraan bermotor bukan untuk konsumsi anak dibawah umur. Pemerintah melalui aparat yang berwenang telah membuat sebuah aturan bahwa orang yang boleh mendapatkan SIM dan adalah orang yang telah berusia 17 tahun.

Hal ini tentu saja telah melalui penelitian sebelum menetapkan usia minimal untuk mendapatkan SIM, usia 17 tahun dianggap seseorang telah lebih dewasa dan bisa mengontrol dirinya dan bisa mengerti mengenai rambu-rambu lalu lintas.

Tapi lihatlah dijalanan, banyak anak-anak yang belum berusia 12 tahun tapi sudah diijinkan oleh orang tuanya untuk mengendarai sepeda motor. Secara tidak langsung sang orang tua membiarkan anaknya bermain bahaya, karna anak-anak belum tau bagaimana bertanggung jawab di jalan raya.

Sebuah contoh yang nyata saya lihat adalah ketika seorang anak harus kehilangan kakinya karna mengalami kecelakaan, kaki sang anak harus diamputasi dan akhirnya menjadi cacat seumur hidup dan sulit untuk mencari penghidupan di masa depan.

Contoh lain adalah seorang anak yang ditodong oleh orang dewasa saat perjalanan pulang dari sekolahnya, sang anak akhirnya terpaksa melepaskan sepeda motor kesayangannya karena tidak mampu melakukan perlawanan ketika sepeda motornya dirampas.

Ukuran tubuh yang masih kecil, dan pola pikir yang belum bisa bertanggung jawab karena kurangnya kedewasaan tentu harus dipahami oleh kita sebagai orang tua. Sepeda motor jangan dijadikan alat untuk menunjukkan kasih sayang kepada mereka. akan tetapi menjaga dan mendidiknya dengan benar dan mempersiapkan masa depan sang anak akan lebih bijaksana daripada memberikan hadiah yang nanti akan membuat dirinya mengalami masa depan yang suram.

Jadi mulai sekarang tanamkan pada diri kita dan keluarga kita bahwa sepeda motor / kendaraan bermotor tidak cocok untuk anak-anak

Haruskah Menjadi Jahat Untuk Sukses?

Menjalani kehidupan sebagai orang baik sepertinya tidaklah mudah, lingkungan, tempat kerja sekarang terlalu mahal untuk dibeli. Banyak orang yang tidak bisa berkembang dalam karir, pekerjaan dan menjabat posisi strategis karena terlalu keras menjalani hidup dengan kejujuran.

Pejabat tidak akan menjabat kalau tidak bisa bermain kotor dan bermanuver serta bersilat lidah dalam menjalani kegiatannya.

Orang yang tidak bisa diajak bekerja sama dan berjiwa "fleksibel" tidak mendapat kedudukan dalam sistem kekuasaan, tapi orang yang loyal dan siap berbuat apa saja kepada atasan akan terus dipakai dan berpeluang untuk mendapatkan jabatan yang lebih tinggi lagi.

Aneh memang, saat dua sisi kehidupan rohani dan kehidupan nyata bisa menjadi hal yang sangat berseberangan namun bisa menjadi alat yang sangat berpengaruh dan menjadi senjata pamungkas untuk meraih simpati dan menjadi simbol yang sebenarnya semua orang tahu bahwa itu hanyalah sebuah kebohongan.

Entah manusia ini suka berbohong atau suka dibohongi, tapi hal ini dianggap sah-sah saja oleh kita sendiri. Lihat saja para penjahat berdasi yang sering berpakaian ala rohani namun perilakuknya sangat jauh dari yang dicitrakan olehnya.

Tapi masyarakat masih saja memilihnya kembali saat orang itu kembali mencalonkan diri untuk menjadi pejabat.

Sementara orang baik dianggap kurang bermanfaat bagi lingkungan, karena hanya berbuat baik, mengajarkan yang baik tapi tidak memberikan "aksi nyata" dan feedback langsung kepada masyarakat. Masyarakat kini lebih memandang hidup sebagai realitas apa yang ia butuhkan saat ini. 

Mayarakat telah melupakan bahwa ada kehidupan lain setelah ini, kehidupan dimana kita harus mempertanggungjawabkan apa yang telah kita capai di dunia ini.

Si Murni Telah Lama Mati

Beberapa saat yang lalu sebuah berita di TV menampilkan tayangan yang menggembirakan bagi para pencari kerja, formasi CPNS dibuka tahun ini.

Banyak orang yang tertarik untuk mencoba, dan bersemangat, namun banyak juga orang yang tidak tertarik alias pesimis. Memang alasan mereka pesimis masuk akal karena belakangan ini sangat sulit mencari kata persaingan murni dalam penerimaan CPNS.

Makanya temanku bilang saat ini "si Murni" sudah lama mati yang ada yang paling-paling si Murniati tetangga sebelahlah yang masih hidup, namun yang benar-benar murni telah lama mati.

Liat saja untuk menjadi CPNS sekarang ini para calo mematok harga ratusan juta rupiah dengan alasan untuk biaya pelicin. Emang apanya yang perlu dilicinkan ? Jidatnya ? hehe.......... Makanya budaya korupsi tidak akan hilang sampai beberapa abad ke depan, ya karena mulai dari awal calon pegawai sudah diperas dan terpaksa menjual apapun yang bisa dijual untuk menjadi pegawai.

PNS masih menjadi pekerjaan yang favorit di negeri ini, selain kenyamanan kerja, pensiunan yang pasti dan proyek-proyek pemerintah bisa menjadi uang sampingan bagi para pegawai.

Nah hal inilah yang membuat orang berjubel minatnya untuk menjadi pegawai negeri. Jadi sepakatkah anda bahwa si Murni telah lama mati ?

Masihkah ada Pilihan Untukku ?

8/9/13

Kisahku dimulai saat aku dilahirkan dalam keluarga yang pas-pasan, hidup dalam kekurangan, saat orang lain banyak bersyukur atas rahmatNya, aku malah bingung, apa yang harus kusyukuri.

Aku hidup dalam kesusahan dan ayah-ibuku hanyalah seorang pemulung, hidup kujalanji dengan apa adanya. Mungkin anak orang lain berontak pada Tuhan karena ayah ibunya tidak membelikannya boneka barbie yang cantik atau sebuah baju baru yang sedang trend. Tapi aku berontak pada beling kaca yang melukai tanganku saat mengais sampah.

Biasanya orang kaya membuang pecahan kaca mereka ke tong sampah dan dibungkus dalam sebuah plastik dan terkadang tak sengaja melukai tanganku. Beling tadi ku maki "bangs*t " tanganku luka lagi, ku memakinya.

Lalu saat ku masih kecil ayahku pergi meninggalkanku untuk selamanya karena penyakit paru-parunya, mungkin kebanyakan menghisap debu semen saat ia menjadi kuli bangunan dulu, tapi kukuatkan diriku, mungkin hidup ini harus menderita.

Lalu masa remajaku berjalan dengan cara yang sama, hanya bentuk tubuhku saja yang mulai berubah sedikit menggelembung pada bagian-bagian tertentu. Aku mulai mengenal masa pacaran dan aku mengenal si Boy, si Boy yang lumayan ganteng dan sedikit urakan, mungkin karena pengaruh kimia hormon aku merasa nyaman saja di dekatnya, dan berpacaran dengannya.

Hingga akhirnya dia meninggalkanku dalam keadaan hamil, hamil karena kami pernah melakukannya namun saya tidak tahu apa yang akan terjadi apabila melakukan itu. Saat ku meminta pertanggungjawaban eh malah dia kabur meninggalkanku.

Saat  itu aku panik, dalam benakku aku harus menggugurkan bayiku, bagaimana aku bisa hidup bersama ibu sementara aku harus menghidupi keluarga yaitu ibu. Bersama ibu akupun mencari sang dukun bayi dan malam itu akupun ketakutan sekali aku harus membubuh bayi yang tidak bersalah. Tuhan aku percaya Kau ada,  ampuni aku harus melakukan ini, Kau yang menempatkan aku pada situasi ini ucapku.

Setelah kugugurkan bayi itu, aku menjadi minder di lingkunganku, aku mulai merasa ada saja tetangga sesama pemulung yang mulai membicarakanku, atau ini hanya perasaanku saja. Akhirnya ada tawaran dari temanku dari daerah Sumatera, katanya daerah Jambi. Aku tidak tahu dimana itu Jambi, katanya ada pekerjaan untuk menjadi seorang pelayan rumah makan.

Karena kondisi lingkunganku yang tidak lagi nyaman, aku terima saja tawaran itu dan akupun berangkat ke Jambi, 2 hari 2 malam akhirnya aku sampai di Jambi dan di inapkan di Pucuk. Pucuk adalah sebuah daerah di Kota Jambi, katanya aku disana dulu sebentar agar segera dibuatkan KTP dan surat-surat lain agar identitasku jelas.

Sambil menunggu keluarnya KTP ternyata di Pucuk itu aku disuruh melayani tamu, ternyata aku dijadikan PSK oleh orang yang mengajakku tadi, aku dijual dengan mucikari disana, aku harus membayar biaya perjalanan dari Jawa ke Jambi dan biaya membuat KTP tadi. Aku ingin melarikan diri tapi tidak bisa, mau lari kemana ? Keluarga di Jambi tidak ada. Saat kulihat KTP ku ternyata usiaku ditambah seharusnya usiaku 17 tahun ternyata ditulis di KTP 21 tahun.

Dengan berat hati akupun melayani para pria-pria yang haus nafsu yang terkadang mereka sudah mabuk dan bermain kasar sesuka mereka. Dengan bau rokok yang beragam, dan bau tubuh yang bermacam-macam pula. Aku terkadang menangis saat bermain dengan mereka, aku sangat terhina melakukan ini, hancur jiwaku, aku harus bagaimana, aku dibeli dalam 2 jam dan dalam 2 jam itu tubuhku adalah milik mereka.

Aku percaya ada Kau Tuhan, tapi apakah Kau sedang Tidur, Tidakkah Kau dengar jeritan hatiku, apakah aku bagian dari rencanamu?
Apakah Kau sedang bermain catur ? menjadikan aku pion-pion hiburanMu ? menjadikan alat pembanding bagi yang baik dan buruk bagi umatmu ?. Kata orang-orang Kau penyayang, tapi belum kurasakan Kasih Sayangmu ?


(kisah wanita Pucuk)

Kata Yang Paling Sering Diucapkan Pada Saat Puasa dan Lebaran

8/7/13

Karena sekarang sedang pada masa puasa dan lebaran maka tulisannya pun temanya berkaitan dengan masa puasa dan lebaran. Pada masa puasa dan lebaran tentu saja ada perubahan di lingkungan sosial kita, mulai dari kegiatan, bahasa, dan makanan.

Pada masa puasa dan lebaran ini ada beberapa kata yang sering kita dengar dan kata-kata ini hanya sering kita dengar pada bulan puasa dan lebaran. Kata-kata itu antara lain :

1. Mudik

    Kata mudik menjadi sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia, karena banyak masyarakat Indonesia yang merantau ke daerah lain, sehingga pada saat menjelang lebaran mereka beramai-ramai melakukan eksodus ke kampung halaman agar bisa merayakan lebaran bersama keluarga.

2. Tiket

Kaitan kalimat Mudik adalah tiket, karena tidak semua orang bisa pulang dengan mobil pribadi, maka banyak para pemudik yang membeli tiket angkutan, bisa tiket pesawat, bus, kapal laut, kereta api, dll.

3. Zakat

Sebelum merayakan idul fitri umat muslim wajib membayar zakat, maka kata ini banyak juga diucapkan pada saat menjelang lebaran.

Itu saja menurut saya kata-kata yang paling banyak diucapkan di media dan perbincangan sehari-hari dilingkungan pada saat bulan puasa dan menjelang hari raya Idul Fitri. Anda memiliki kata lain ? silahkan dishare disini ya ?

Budaya Konsumtif Pada Saat Lebaran

Ramadhan datang lagi, setiap tahun masa-masa ini datang lagi, umat Muslim merayakannya dengan gembira dan sukacita. 

Ramadhan juga disambut oleh Mal-mal dan pusat perbelanjaan, beragam produk terbaik ditampilkan, iklan dan taburan diskon menarik dipampang semenarik mungkin dengan harapan dapat meningkatkan penjualan.

Masyarakat berlomba-lomba membelanjakan uang mereka untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat pada saat lebaran. 

Bagi yang berpenghasilan yang cukup hal ini memang tidaklah masalah, namun untuk yang berpenghasilan rendah hal ini menjadi sebuah masalah baru. Lebaran malah menjadi masalah karena tidak bisa berbelanja dan memenuhi kebutuhan yang meningkat.

Makanya sudah menjadi masalah tahunan bagi aparat keamanan di negeri ini bahwa pada masa bulan puasa tingkat kriminalitas sudah meningkat dan aparat mengantisipasinya dengan menambah intensitas pengamanan dan merubah pola pengamanan.

Budaya konsumtif terkadang telah merubah keadaan lebaran menjadi sebuah ajang pamer dan ajang penunjukan identitas, pada saat lebaran masyarakat berlomba-lomba berbelanja dan menghabiskan uang untuk persiapan lebaran.

Memang tidak ada salahnya merayakan lebaran dengan pakaian baru, ornamen rumah baru atau kendaraan baru, tapi jangan sampai hal itu yang menjadi tujuan utama dalam merayakan lebaran.

Selamat Hari Lebaran, Minal Aidin Walfa Idin, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Multi Fungsi Amplop

8/4/13

Sebuah benda diciptakan atau ditemukan oleh creator tentu saja memiliki sejarah atau cerita. Benda yang diciptakan diharapkan akan menjadi solusi bagi masalah yang dihadapi kala itu.

Seperti juga amplop, amplop yang kita kenal saat ini,, awalnya mungkin fungsinya adalah sebagai alat untuk melindungi isi surat agar surat tidak kotor dan basah sehingga sampai ke tujuan dalam keadaan bersih.Amplop juga biasa digunakan juga untuk pembayaran gaji karyawan sebuah perusahaan.

Menjelang lebaran ini fungsi amplop bisa bertambah, bisa menjadi alat suap dan alat untuk menutupi suap itu sendiri karena kalau tanpa amplop orang lain akan dengan mudah bisa melihat proses suap itu sendiri.

Pada saat menjelang lebaran ini, amplop berterbangan kemana-mana, antar ke sana dan kesini, temui si anu dan si anu untuk menyerahkan atau memberi amplop untuk THR. Amplop laris manis dipasaran, habis diburu untuk dijadikan tempat uang dan dibagi bagi.

Namun untuk kalangan bos yang pelit dan kikir amplop juga sangat berguna. Berguna karena dengan amplop maka anak buah tidak akan tahu berapa pasti nominal didalamnya. Dengan menutup lem pada amplop maka tentu saja anak buah akan segan membuka amplop didepan bos.

Maka kadang kekecewaan muncul saat membuka amplop di rumah, ternyata isi tidak sesuai dengan harapan, hahaha................. 

Itulah cerita singkat versi saya mengenai amplop, mungkin anda punya kisah lain dishare ya.. ? trims

Anda Dimasa Depan ditentukan oleh dengan siapa anda bergaul saat ini.

7/18/13

Pernahkah anda berpikir ternyata pergaulan dan lingkungan sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup ? Lingkungan dan pergaulan ternyata secara langsung berpengaruh terhadap cara manusia mengatasi masalah. Yakin atau tidak, ternyata sesuatu yang sama berusaha menarik hal yang sama pula karena ada kecocokan diantara kedua hal tersebut.

Sebagai contoh semakin banyaknya komunitas yang dibentuk oleh karena kebiasaan, hobi, pekerjaan atau keahlian yang sama, seperti komunitas bikers, komunitas mancing mania, komunitas golf, ikatan dokter, ikatan moge, dll.

Lingkungan dan pergaulan negatif akan menghasilkan kehidupan yang negatif pula. Cara hidup yang hura-hura, membuang-buang waktu dan selalu mengecilkan mimpi akan menghasilkan kualitas hidup yang negatif pula.

Orang yang selalu berpikir pesimis, menertawai mimpi orang lain, dan hanya menerima hidup sebagai takdir tanpa berusaha mengubahnya adalah ciri hidup negatif.

Lingkungan dan pergaulan tertentu dapat mempengaruhi seseorang di masa depannya, bergaul dengan lingkungan yang buruk dan negatif membuat seseorang menerima masukan dan arahan yang negatif yang tentu akan menghambat proses pencapaian mimpi-mimpinya. Lebih buruk lagi jikalau terikut akan cara bergaul mereka, bisa saja menjadi pelaku tindak kriminal.

Namun bergaul dengan lingkungan positif akan membuat seseorang meniru dan mengikuti cara hidup orang-orang yang positif dan cenderung berpikir positif dan memiliki harapan hidup yang tinggi.

Ribuan Pembeli Ebook Tertipu

7/14/13

Coba agan perhatikan di dunia internet, apalagi di topik yang berhubungan dengan dunia internet marketing dan bisnis online, begitu banyak halaman yang biasanya berupa iklan yang menawarkan "sejuta" jurus untuk menghasilkan uang lewat internet.

Sejubel pengakuan dibuat untuk meyakinkan para pembaca bahwa mereka telah menghasilkan uang jutaan rupiah dari trik bisnis itu. Trik bisnis itu dikumpulkan dalam sebuah tulisan yang katanya ebook yang harus dibeli dengan harga ratusan ribu rupiah.

Gue minta maaf ni sama para pembuat ebook itu, bukannya ingin menurunkan omset kalian apalagi mengganggu rezeki kalian. Hanya saja cara yang mereka tawarkan terlalu mudah dan menganggap mudah, lebay, dan mengarah pada penipuan.

Masak ada pengakuan salah satu pembeli ebook yang mengatakan bahwa ia mendapatkan pendapatan 20 juta perbulan dari mengaplikasikan cara yang ada pada ebook tersebut, sementara awalnya ia hanya dapat mengoperasikan internet saja dan ia mendapatkannya dengan waktu yang singkat. Menurut gue itu adalah hal yang mustahil bagi seorang pemula.

Untuk mendapatkan penghasilan seperti itu mungkin hanya bisa dilakukan oleh para master yang sudah bertahun-tahun menekuni internet marketing. Lalu seorang pembaca yang kurang memahami apa sebenarnya internet marketing akhirnya akan kecewa karena hasil yang diinginkan dari membeli ebook tidak sesuai dengan harapan.

Banyak pembeli ebook akhirnya merasa tertipu karena pada awal membaca mereka tergiur akan bahasa iklan yang terlalu berlebih-lebihan dan terlena akan euforia penghasilan yang besar dengan membeli sebuah ebook.

Sebagai seorang pembeli kita harus cerdas, bahwa didunia ini tidak ada yang mudah, semuanya perlu bekerja keras, pengorbanan dan waktu. Tidak perduli di dunia nyata maupun di dunia nyata, jadi jangan terlalu mudah percaya terhadap kelebihan sebuah produk dan memahami bahwa tidak ada kesuksesan yang instan.


Perkawinan Diawali dengan Cinta, Dipelihara dengan Komitmen

Seperti pendapat orang yang berpengalaman dalam berkeluarga " Musuh Cinta sebenarnya bukanlah perselingkugan dan ketidaksetiaan, melainkan Waktu".

Tidak perlu dibantah bahwa kebanyakan manusia menikah dikarnakan cinta, hanya sedikit manusia yang menikah dengan motif tertentu. Seperti halnya tanaman, cinta perlu dipupuk dan dipelihara sehingga bisa tumbuh dengan subur dan tidak layu akibat permasalahan hidup.

Permasalahan keluarga bisa datang dari intern dan ekstern, dari masalah yang kecil atau masalah besar sekalipun. Maka selanajtnya komitmenlah yang yang menjaga dan mempertahankan keluarga tersebut.


Jika tidak ada komitmen diantara masing-masing pasangan, maka saat itulah bibit-bibit perpecahan makin melebar sehingga tidak mampu lagi untuk dipertahankan dan akhirnya memutuskan untuk berpisah.

Kadang godaan datang di masa yang tepat dimana kondisi keluarga sedang tidak nyaman. Jika godaan direspon dengan cara yang salah maka akan memperparah keadaan. Terkadang godaan muncul akibat kebiasaan curhat dengan teman sekerja atau teman kerja yang dirasakan cukup dekat.

Kebiasaan curhat akhirnya menimbulkan rasa nyaman, dan dilanjutkan dengan pertemuan yang inten atau menghabiskan waktu bersama bisa memicu terjadinya cinta yang terlarang yang malah membuat situasi kehidupan keluarga makin pelik.

Maka jika hal itu mulai terjadi perlu dilakukan pengereman di awal, mengingat kembali saat mengucapkan janji pernikahan, komitmen di awal apa tujuan berkeluarga. Ingat kembali komitmen yang dulu diucapkan di depan orang banyak bahwa akan sekuat tenaga menjaga dan memelihara perkawinan dan membentuk keluarga yang baik.

 

Cara biar enjoy ngeblog

7/12/13


Banyak orang yang gagal ngeblog dan mengalami frustasi karena mengharapkan hasil yang instan dari sebuah blog yang dibuatnya.

Saya juga pernah mengalaminya setahun yang lalu saat saya baru mengenal dunia blogging, hampir setiap hari ngeblog, bikin postingan dan berusaha menampilkan artikel yang terbaik menurut saya.

Hampir selama 3 bulan setiap hari hanya dikamar berkutat dengan artikel-artikel bagaimana cara membuat blog yang ramai dan berpenghasilan yang tinggi sekaligus berhayal akan mendapatkan penghasilan jutaan perbulan dan berhayal akan dibeli apa uang sebanyak itu.

Akhirnya setelah sekitar 6 bulan ngeblog tapi penghasilan yang didapat hanya sebanyak Rp.1.200,- dari Adsense Camp akhirnya saya vakum dan menghentikan kegiatan ngeblog saya karena hasilnya nol, nol besar padahal badan tambah kurus karena kurang tidur.

Memang memiliki ambisi besar itu baik, namun kesabaran dan keuletan serta kestabilanlah yang paling penting. Berdasarkan pengamatan di dunia blogging yang saya lakukan akhirnya saya menyadari bahwa orang-orang  yang sukses di dunia internet marketing maupun blogging telah memulai perjalanan blogging mereka beberapa tahun yang lalu, bahkan beberapa yang benar-benar berhasil mendapatkan penghasilan yang besar sudah melakoni hal itu diatas lima tahun.

Jadi saya menyadari bahwa keberhasilan seorang blogger tidak didapat dalam waktu yang singkat. Lihat saja blogger-bloger kelas atas yang sudah memiliki ribuan artikel di dalam blog mereka. Dalam menulis artikel memerlukan waktu bertahun-tahun. Setiap hari menulis artikel yang berkualitas, memperbaiki kualitas tulisan dan berusaha meningkatkan kualitas SEO dan tampilan situs mereka.

Kini sekitar sebulan ini saya mulai ngeblog lagi, namun dengan dengan emosi yang sedikit berbeda, tidak mengharapkan kesuksesan yang instan. Memulai dengan target akan mendapatkan penghasilan yang lumayan dalam jangka 2-3 tahun ke depan.

Target yang sederhana yaitu menuliskan paling tidak 2 artikel sehari yang orisinil dan tidak copy paste. Target berikutnya adalah mendapatkan akun google adsense dalam jangka 6 bulan ke depan.

Sebenarnya yang paling sulit dalam dunia blogging menurut saya adalah KONSISTENSI . Bagaimana menjaga dan memelihara agar semangat tetap membara menjalankan aktifitas di dunia blogging, karena yang biasanya membuat para blogger berhenti ditengah jalan adalah adanya rasa jenuh dan malas akibat harapan yang terlalu tinggi dan muluk tidak sesuai dengan harapan semula.

Alasan lain para blogger berhenti ngeblog adalah karena banyaknya kegiatan di dunia nyata yang menguras energi dan waktu sehingga waktu untuk ngeblog tidak tersisa dan tidak teratur dengan baik, hingga akhirnya ngeblog diabaikan.

Oleh karena itu saran saya untuk anda para blogger biar ngeblog enjoy dan fun :
a. Jangan membuat target yang terlalu tinggi yang akan membuat cepat frustasi.
b. Jadikan ngeblog sebagai hobi dan kesenangan.
c. Mulailah membeli buku / mempelajari cara menulis artikel yang baik.

Salam Blogger








Cara meningkatkan pengunjung Blog (bagian 2), Tinggalkan komentar di situs-situs besar.

Trik ini berdasarkan pengalaman saya pada saat dahulu awal-awal membuat blog, pada waktu itu iseng-iseng mencoba tips ini dengan meninggalkan komentar dan ajakan untuk mengunjungi blog saya di sebuah situs besar kompasiana.com

Ternyata cara itu bisa membuat trafic pengunjung naik tajam dari yang semula hanya 10-15 orang perhari menjadi sekitar 1000 pengunjung sehari. Apalagi jika meninggalkan komentar disebuah topik yang sedang hangat (highlight).

Kita bisa mendumpleng popularitas sebuah situs dan berpromosi gratis disana dengan meninggalkan komentar dan alamat situs yang akan kita promosikan dan kita arahkan ke blog kita.

Namun saat ini, beberapa situs besar saat ini telah menentukan peraturan mengenai tatacara berkomentar dan tidak membiarkan forum komentar mereka untuk dijadikan ajang promosi. Namun yang menggembirakan sebagian lagi masih membiarka form komentar mereka untuk dijadikan ajang promosi.

saat ini banyak situs-situs forum diskusi yang sangat ramai pengunjung yang bisa menjadi tempat untuk berpromosi ria tanpa harus mengeluarkan biaya apapun. Tinggalkan komentar yang menimbulkan rasa penasaran bagi pembaca dan tinggalkan alamat blog anda dengan benar. Telitilah dalam penulisan alamat blog anda sehingga nanti search engine mengarahkan dengan benar ke blog anda.

Masih ada tips lain yang bisa membantu cara meningkatkan pengunjung blog selain meninggalkan komentar di situs-situs besar ? Mohon di share kepada saya ya ? Terima kasih

Google Adsense, Tolong Approve Permohonanku

7/11/13

Setelah membaca kisah sukses beberapa orang yang telah mendapatkan akun google adsense dan membaca testimoni mererka mengenai pendapatan mereka dari google adsense aku jadi sangat tertarik untuk mendapatkan program ini.

Lalu sedikit-sedikit saya mulai mengikuti step-step yang mereka lakukan. Yang pertama katanya Google adsense menyukai situs-situs yang dikelola secara baik yaitu dengan secara teratur mengupdate dengan postingan yang tidak copas (copy paste) dan aku melakukannya.

Yang kedua katanya, situs harus memiliki domain tingkat tinggi (top-level domain), bukan domain gratisan, jadi bloku kubuat .com dari sebelumnya yang hanya blogspot. Memang butuh biaya untuk merubah dari blogspot menjadi .com namun yang namanya usaha ya pasti  butuh modal.

Yang ketiga katanya sebaiknya jangan terburu-buru dalam mendaftar google adsense, Google Adsense menyukai situs yang sudah berumur, katanya lagi paling tidak berumur 6 bulan dan memiliki artikel sedikitnya 150 buah. Jadi walaupun blog saya sudah berdomain.com namun sabar saja, saya akan daftarkan ketika umur blog saya sudah 6 bulan atau memiliki artikel lebih dari 150.

Ya memang sampai sekarang cara itu belum terbukti keampuhannya, namun akan saya buktikan 6 bulan lagi, semoga permohonan saya diterima. Apakah agan punya solusi bagi saya, tolong dishare kepada saya ?

Terima kasih.

Kisah Bayi Rusa

(sumber foto : antarafoto.com)
Sebuah kisah inspiratif datang dari perjalanan hidup rusa. Rusa adalah hewan liar yang sepanjang hidupnya berada dalam ancaman para predator pemangsa seperti harimau, macan, serigala dan hewan pemangsa lainnya.

Rusa biasanya hidup secara berkelompok, dengan berkelompok keamanan mereka lebih terjamin karena lebih banyak mata yang memantau dan menjaga kawanan itu sendiri. Dengan bersama-sama mereka bisa saling melindungi dan memberi peringatan kepada kawanan apabila ada hewan pemangsa yang mengancam.

Satu hal yang inspirarif dari rusa yaitu ketika induk rusa baru saja beranak dan melahirkan bayi rusa adalah pada saat sang induk rusa mau beranak maka kawanan rusa akan melindungi induk yang akan melahirkan, kawanan akan membentuk sebuah lingkaran, nah ditengah-tengahnyalah induk rusa yang akan beranak ditempatkan, sehingga hewan pemangsa tidak dapat mendekati induk rusa yang akan beranak tadi.

 Nah setelah induk rusa melahirkan sang anak, maka induk rusa akan segera menendang bayi rusa yang baru lahir, dengan tujuan agar sang bayi segera berdiri dan berjalan. Berkali-kali sang induk menendang bayi. Karena rasa sakit maka sang bayi akan berusaha berdiri, berkali-kali jatuh namun ia mencoba lagi dan lagi hingga akhirnya dia bisa berdiri dan berjalan. Sambil menendang bayi, induk rusa membersihkan tubuh bayinya dengan mulut untuk membersihkan air ketuban yang menempel ditubuhnya dengan penuh kasih sayang.

Bayi rusa dipaksa oleh induknya agar secepatnya bisa berdiri dan berjalan sehingga ia nanti bisa berlari saat dikejar pemangsa, sang induk sadar jika membiarkannya terbaring atau duduk maka bayi tidak akan bisa berlari dan akan membuatnya dengan mudah dimangsa predator.

Kisah ini sangat inspiratif dan menjadi contoh bagi orang tua dalam mendidik anak, mendidik anak dengan keras dan disiplin adalah cara terbaik untuk mempersiapkan anak dalam menjalani kehidupannya kelak di masa dewasa.

Memberikan pembelajaran anak, memberikan pendidikan yang baik, skill dan mental pejuang akan membuatnya nanti bisa survive dalam menjalani kehidupan setelah orang tua tiada.


Cara Mengirim SMS Gratis Melalui Gmail

7/10/13

Selamat pagi para agan, saya menulis ini pada pagi hari soalnya, jadi saya ucapkan selamat pagi pagi saja.

Mungkin saja anda sedang bermain internet dan sedang tidak punya pulsa atau sedang tidak mau keluar pulsa, maka anda bisa menggunakan internet yg anda miliki sebagai sarana untuk mengirim SMS kepada tema, pacar mungkin dll.

Langsung ke TKP gan, masuk kedalam akun gmail anda dan sign in.

 - Setelah anda masuk ke dalam akun gmail maka masuk kedalam akun pilih telusuri, ngobrol atau sms
   seperti gambar ini :

- Kemudian masukkan nomor HP tujuan anda, misalnya 008527539xxxx lalu tekan enter, maka akan akan muncul gambar seperti ini :

- Setelah itu silahkan kirim SMS, yang pasti gratis tis tis, namun gmail hanya membatasi SMS hanya    sebanyak 50 buah saja, kalau sudah habis ya bisa saja membuat email baru biar bisa pake SMS, tapi SMSnya jangan disalah gunakan yaa,..... jangan jahil...



Kisah Dua Anak Kera

Disebuah hutan yang dekat dengan perkampungan hiduplah sekelompok kera. Kelompok kera itu hidup dengan damai antar sesama kera, namun mereka dekat dengan perkampungan manusia mereka sering terlibat konflik dengan manusia karena keberadaan kera dianggap manusia sebagai hama dan sering memakan tanam-tanaman manusia.

Didalam kelompok itu, ada seekor induk kera yang baru saja beranak dan memiliki 2 ekor anak yang imut-imut dan selalu dibawanya kemanapun ia pergi. Karena anak kera itu ada 2, maka sang induk pun menggendongnya, yang pertama dibagian depan, dan anak keduanya digendong di bagian punggung.

Sang induk sangat menyanyangi kedua anaknya tadi, maklumlah naluri seorang ibu, namun sang induk kera ternyata memiliki rasa kasih yang berbeda terhadap kedua anaknya tadi. Anak yang paling disayanginya digendong di bagian depan, namun anak keduanya lagi digendong di bagian punggung.



Anak yang pertama setiap saat mendapatkan kehangatan dari pelukan sang induk dan tidak takut akan jatuh pada saat induknya bergerak diantara ranting-ranting pohon, sedangkan anak kedua harus setiap saat berpegangan pada induknya dan selalu siaga akan pergerakan tak terduga sang induk saat bergerak agar tidak jatuh. Dia juga tidak begitu mendapatkan kehangatan dari sang induk karena hanya mendapatkan kehangatan dari bagian punggung saja.

Entah mengapa sang induk membedakan perlakuan terhadap kedua anaknya tadi, mungkin saja anak pertama lebih imut dibandingkan anak keduanya.

Suatu ketika terdengar suara "DOR", ternyata suara itu muncul dari senapan seorang pemburu, pemburu itu merupakan pemilik salah satu kebun yang pernah disinggahi oleh kawanan kera, kawanan pun bubar berlarian kesegala arah untuk menyelamatkan diri.

"DOR", "DOR", "DOR", suara letusan senapan berlomba-lomba mengejar para kera, melihat hal itu sang induk kera pun meloncat dan melarikan diri secepatnya diantara pepohonan, menyelamatkan diri dan 2 ekor anaknya yang menempel pada tubuhnya.

Dalam pelarian itu lompatan antar cabang-cabang membuat kedua tangan sang induk harus memegang cabang pohon secara bergantian dan tidak ada kesempatan lagi untuk memeluk sang anak yang ada didepannya, akibatnya anak kera yang digendong didepannya yang tadi terbiasa tidak berpegangan terjatuh ke tanah.

Anak kera itu jatuh dan tertangkap oleh sang pemburu, sedangkan anak kedua yang biasa berpegangan dan selalu waspada di punggung sang induk selamat bersama induknya yang melarikan diri ke dalam hutan. Sang induk sangat sedih karena kehilangan anak kesayangannya, namun dia bersyukur masih memiliki anak yang satu lagi.

Anak yang tadinya digendong dipunggung dipindahkan ke depan dan digendongnya. Namun walaupun anak kera itu digendong di depan tapi dia terus berpegangan pada induknya karena sudah terbiasa.

Pelajaran yang bisa dipetik dari kisah ini adalah "Jangan terlalu memanjakan anak, karena hal itu akan membuatnya tidak mandiri dan ia akan mengalami kesulitan dalam menjalani hidupnya kelak" 


Aku Berusaha Mencari dan Menikahi Kembaranku Sendiri

7/9/13

Suatu ketika seorang yang sudah berumur curhat kepadaku mengenai gelar jomlo abadi yang akan disematkan kepadanya. Mengingat umurnya yang hampir kepala empat alias 40 tahun, dia galau setengah mampus, galau akan perjalanan hidupnya yang tidak ending selayak orang-orang pada umumnya yang ada dilingkungannya yang punya anak dan cucu.

Dengan penuh "haru biru" dan bersemangat dia bercerita mengenai kegagalan-kegagalan yang pernah ia alami dalam perjalanan kisah asmara yang ia lalui. Ia bercerita "aku dulu pernah punya pacar bla, bla, bla......, namun karena bla, bla, bla,....... aku menolaknya karna bla, bla, bla..... dan ia puya sifat bla, bla, bla..... yang tidak bisa aku terima ".

Kendala yang ia alami dalam kisah perjalanan asmara yang gagal, hingga keraguan ketika ada calon pasangan yang menurutnyan biasa-biasa saja melamarnya dan ia menolaknya karena belum sesuai dengan harapan. Pada akhirnya ia menolak "telur emas" yang ternyata adalah orang yang cocok dengan dirinya. Ia menyesali ketidaktegasan dan ketidakmampuan dirinya dalam mengambil keputusan untuk memilih pasangan hidup dan ia menderita karena itu.

Satu hal yang bisa kita petik pelajaran dalam hidup adalah Kesempurnaan itu milik Tuhan dan Ketidak sempurnaan adalah milik manusia. Jadi janganlah pernah mengharapkan sesuatu itu sempurna karena itu hanya tindakan yang sia-sia.

Banyak orang gagal membangun suatu hubungan karena dirinya mencari pasangan yang sesuai dengan karakter dan pola pikir yang ia inginkan. Menginginkan pasangan dengan kriteria tertentu dan standar yang terlalu tinggi, dan sejumlah kriteria tertentu seperti pendidikan, status, kebiasaan dan hobi yang sama.

Hal itu sangatlah sulit untuk ditemukan, karena setiap orang terlahir dalam keluarga yang berbeda, latar belakang yang berbeda, mengalami pengalaman hidup yang berbeda, membaca buku yang berbeda dan tentu saja memiliki pola pikir / pandangan yang berbeda.

Jikalau memang ada orang mengharapkan memiliki pasangan yang memiliki karakter, sifat dan kebiasaan yang sama, maka itu sama saja dengan mengharapkan kembarannya sendiri yang menjadi pasangan hidupnya. Sebaiknya dirinya membelah diri dan menjadi dua bagian seperti sebuah amuba yang membelah diri dan menikahi pasangan kembarannya tadi. Maka harapan memiliki karakter, sifat dan kebiasaan yang sama dapat tercapai.

Hal itu tentu saja mustahil terjadi karena manusia tidak berkembang biak dengan membelah diri. Oleh karena itu, mulai sekarang jika anda masih ingin berharap menjalani hidup dengan seorang pasangan maka mulailah menerima perbedaan, mulailah memahami orang lain dan sadarilah bahwa kita juga tidaklah sempurna dan memiliki banyak kekurangan.

Namun sejatinya ketidak sempurnaan itulah sisi KEMANUSIAAN yang sebenarnya. Dalam ketidak sempurnaan itulah kita memerlukan orang lain yaitu pasangan kita yang nanti akan saling melengkapi. Dan mulai sekarang berherntilah usaha mencari dan menikahi kembaran anda, karena itu tindakan yang sia-sia. 

Aduh, Sulitnya Meningkatkan Trafic Blog

Aduh !, itulah kata yang pertama kali terucap setelah satu bulan berkecimpung dalam upaya meningkatkan pengunjung blog. Sejauh ini pengunjung hanya rata-rata 5 visit perhari, masih sangat jauh daru harapan biar nanti diapprove sama google adsense.

Udah berjuang buat 60 buah tulisan, diposting hampir tiap hari, biar penilaiannya baik di mata search engine, tapi tetep aja kunjungannya masih segitu-segitu aja. Udah ubah template mulai dari yang simple, fresh, adapted from wodpress biar nampak keren.

Usahain bikin tulisan yang unik tanpa copas (copy paste), katanya biar jelek yang penting tulisan sendiri belum juga memberikan pengaruh terhadap blog gue ini. Gimana lagi ya gan ya? Udah ngelakuin banyak cara, namun hasilnya masih itu-itu saja.

Emang pernah sih salah satu tulisan gue mendapatkan posisi halaman pertama, tapi kini ga  lagi gan, entah gimana caranya ampe berubah tu. Mungkin saja kena penalti sama om google karena keseringan ganti template theme, he, he.

Pengen sih ngeblogwalking, namun repot mat harus tinggalkan komen disetiap kolom komentar mereka, lama plus ribet harus ngisi komentar disetiap blog yang dikunjungi.

Namun memang sih yang namanya usaha tetap aja ga ada yang easy dan musti sulit, biar sulit yang penting move on trus jangan nyerah untuk memperbaiki blog agar makin banyak pengunjung. Merubah keadaan bukanlah pekerjaan semalam. Jadi gimana cara agan untuk meningkatkan pengunjung blog? share dengan saya ya.........

PNS yang bermental Amtenar, seharusnya melayani namun minta dilayani

7/6/13

Pernahkah anda mengalami suatu pengalaman saat mengurus suatu keperluan atau berinteraksi dengan PNS yang bermental Amtenar ?. Mungkin anda pernah mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan tersebut.

Birokrasi yang berbelit-belit dan terkesan tidak ramah, lelet dan membuat kesal masih merupakan sebuah kebiasaan di negeri kita. Namun jika tidak sabar menunggu maka ocehan lah yang didapat dari sang amtenar tadi.

Ternyata sikap sang amtenar tadi (kata amtenar berasal dari bahasa Belanda yang artinya : tuan / bos ) merupakan warisan dari sifat penjajah Belanda, yang masih melekat kuat pada jajaran PNS negeri kita. Cerminan sikap Amtenar bisa kita liat pada sifat yang ingin dipuji, dihargai dan ingin dihormati sebagai bos/tuan, ternyata sikap itu sangat berpengaruh terhadap cara melayani masyarakat.

Karena menganggap dirinya memiliki status yang lebih tinggi daripada orang yang dilayaninya, maka sikap pelayanan ternyata tidak muncul didalam jiwa para PNS tersebut. Seorang PNS tidak selayaknya memiliki sifat pemikiran dirianya sebagai amtenar, karena sebenarnya dirinya adalah seorang pelayan masyarakat. 

Jika mereka menyadari bahwa gaji yang mereka terima berasal dari pajak yang dipungut dari masyarakat, maka seharusnya mereka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, karena masyarakatlah sebenarnya  tuan yang menggaji mereka.

Jadi sebagai PNS sadarilah, bukan dirinya yang sebenarnya bersikap amtenar, tetapi masyarakatlah yang sebenarnya amtenar yang sebenarnya. Apakah anda sependapat dengan saya ?

Apakah ada Kartel Minyak ?

Beberapa saat yang lalu terjadi kenaikan BBM yang dilakukan oleh pemerintah, Harga Premium yang sebelumnya Rp.4.500,- menjadi Rp.6.500,- dan harga Solar yang sebelumnya Rp.5.500 menjadi Rp. 6.500,-.

Minyak mentah yang tadinya murah dijual ke luar negeri menjadi mahal ketika dibeli oleh perusahaan minyak negara, dan itu disengaja oleh para pengusaha minyak untuk mengeruk keuntungan.
Nah pengolahan yang terkesan “tidak efektif” inilah yang menjadikan para pengusaha minyak (tepatnya kartel minyak karena mereka terorganisir)   makin kaya dari setiap liter minyak yang dikonsumsi oleh rakyat Indonesia, coba saja kalikan satu liter saja pengusaha mendapatkan Rp.1000,- dikalikan jumlah penduduk Indonesia maka nilainya sangat fantastis.

Kemudian dari segi penjualan, pemerintah sebagai otoritas yang berhak menentukan harga bisa saja menentukan harga BBM dengan cara kongkalikong dengan pengusaha minyak. Pengusaha minyak “memesan harga” yang sesuai dengan keinginan mereka, kalau mereka mendapatkan untung dan mereka membaginya dengan sang penentu kebijakan harga.

Sangat tidak benar sebenarnya bahwa subsidi BBM memberatkan anggaran pemerintah, kan APBN juga diperoleh dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat, jelaslah dikatakan bahwa penyumbang kas negara terbesar adalah pajak. Yang sebenarnya terjadi bukan rakyat yang membebani anggaran pemerintah, namun anggaran pemerintahlah yang membebani rakyat.

Subsidi adalah hak rakyat, karena sebenarnya merekalah yang membayar subsidi tersebut melalui pajak yang mereka bayarkan, jd dari rakyat dan untuk rakyat.
Satu keganjilan lagi mengapa premium bisa naik Rp.2000,- rupiah sedangkan solar Rp.1000,- bukankah solar itu banyak digunakan oleh mesin-mesin industri milik para pengusaha ?, apakah pengusaha lebih banyak mendapatkan subsidi daripada masyarakat yang berpendapatan kecil yang hanya memiliki kendaraan bermotor yang memerlukan premium?

Seharusnya yang lebih mahal itu solar, karena pengguna solar lebih besar adalah kalangan pengusaha yang memiliki mesin-mesin diesel di pabrik-pabrik mereka.

Jadi menurut analisa anda, apakah memang ada kartel yang mengendalikan perdagangan minyak ?  yang sengaja membuat proses pengolahan dan perdagangan minyak tidak efesien, sehingga mereka mendapat keuntungan dari kondisi itu dan harga memang "diatur" agar mereka mendapatkan keuntungan. Anda mungkin bisa menjawabnya.

Sisi Gelap Dunia Bisnis (Permainan Pajak)

7/3/13


Kali ini tulisannya membahas permainan para pengusaha untuk mengurangi pengeluaran mereka untuk membayar pajak.

Perusahaan besar yang beromzet tinggi, tentu saja memilik pajak yang juga tinggi. Pajak itu berupa pajak penghasilan dan pajak-pajak lainnya. Setiap tutup tahun dan tutup pembukuan, maka perusahaan akan menghitung berapa pendapatak kotor, dan penghasilan mereka pertahun dan dikurangi oleh pajak penghasilan yang akan mereka bayar ke negara.

Biasanya pajak akan menunjuk akuntan pajak untuk menghitung pajak tahunan yang harus mereka bayar, dan berusaha bermain curang bagaimana caranya agar pajak yang mereka bayar bisa sekecil mungkin dengan cara mengolah data sedemikian rupa.

Setelah mereka rampung memperhitungkan dengan teliti dan berhasil menekan nilai pajak serendah mungkin, baru mereka kemudian melakukan pembayaran ke negara. Cara ini kurang efektif karena sepandai-pandainya mereka mengolah data kemungkinan ketahuan oleh petugas pajak cukup tinggi, karena tentu saja petugas pajak sudah mahir dan pandai dalam menghitung pajak.

Cara lain yang digunakan oleh pengusaha adalah dengan melakukan pendekatan kepada petugas pajak itu sendiri dan  mempengaruhi mereka agar melakukan perhitungan pajak yang  menguntungkan pengusaha tersebut. Mereka memberi imbalan atau fee kepada petugas pajak dengan harapan mereka dapat mengurangi perhitungan pajak dengan cara membantu memanipulasi data-data pajak sehingga akhirnya pajak yang harus dibayarkan oleh pengusaha lebih kecil.

Maka pengusaha dan petugas pajak sama-sama mendapatkan keuntungan, petugas pajak mendapatkan fee dan wajib pajak tadi mendapatkan keringanan jumlah pajak yang harus dibayar karena  data-data pajak tadi telah dimanipulasi.

Kasus seperti ini sering kita tonton di televisi, dimana petugas pajak yang ditangkap KPK pada saat pemberian fee kepada petugas pajak.

Cara hidup bisnis adalah bagaimana caranya agar pengeluaran bisa ditekan sekecil mungkin dan mendapatkan pemasukan sebesar mungkin agar nanti perusahaan memiliki cadangan modal pada saat-saat yang sulit.

Perusahaan melakukan segala cara untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Jika tidak perusahaan akan mengalami kejatuhan dan kebangkrutan.

Jangan Menjadi Pasar Orang Lain.

7/2/13

Suka berganti-ganti HP, Televisi, kendaraan, ?  Suka membeli produk-produk keluaran terbaru ? Dan menikmatinya ?
Memang membelanjakan uang adalah hak si pemilik uang dan itu memberikan rasa puas bagi seseorang ketika ia telah memiliki barang yang ingin dibelinya.

Tapi sadarkah anda kalau anda telah menjadi pasar bagi mereka ? Menjadi target penjualan dan sumber penghasilan bagi mereka, dan anda sebenarnya sedang dipeloroti oleh mereka.
Sadarkah anda kalau pembuat produk itu berusaha membuat kantong anda jebol dengan produk-produk keluaran terbaru dan fitur-fitur yang berubah setiap produk mereka?

Sementara anda harus mengumpulkan uang anda sedikit-demi sedikit untuk membeli produk itu dan setelah anda membelinya beberapa saat lagi muncul produk baru yang lebih canggih dan keren lainnya.

Para produsen barang-barang itu terus berusaha membuat uang anda terus keluar dan anda dijadikan "sapi perahan" untuk mereka. Dan mereka mengumpulkan uang dari hasil kerja keras anda tersebut. 
Sementara anda membeli produk itu bukan karena anda benar-benar butuh produk itu, anda mungkin membelinya hanya karena "Lapar Mata" atau membeli dengan emosional tapi tidak sebenarnya karena kebutuhan anda yang sebenarnya.

Tahukah anda, bahwa anda diteliti, diriset oleh ahli marketing mereka, berusaha mencari kelemahan dalam diri anda sehingga anda akhirnya membeli produk mereka yang terkadang untuk memuaskan rasa "gengsi" anda yang sebenarnya tidaklah nyata.

Mereka menemukan celah "prestisius" anda dan menaikkan ego anda untuk membeli produk mereka dan saat anda membeli mereka tersenyum dalam hati dan saat anda membayarnya mereka berbisik dalam hati "money come to mama".

Sementara anda berkutat pada masalah yang sama, yaitu akan adanya keluaran terbaru dan terbaru yang terus akan mengalahkan produk yang anda beli saat ini. Dan tanpa sadar anda sebenarnya telah menabung penghasilan anda ke rekening para produsen tadi.

Masih maukah anda terus menabung di tabungan mereka ?


Memanjakan Anak, Sama Halnya dengan Meracuninya Perlahan-lahan

Menyayangi anak adalah naluri alami orang tua terhadap anak, bukan hanya manusia hewan juga tidak akan tega untuk membunuh anaknya sendiri.

Menyayangi anak memanglah baik bagi pertumbuhan jiwa dan mentalnya, namun terlalu menyayangi anak adalah tindakan yang kurang baik. Karena akan menjadi racun yang merusak jiwa dan mentalnya ketika dewasa.

Banyak orang tua yang terlalu memanjakan anak sehingga saat anak dewasa tidak bisa menjalani hidup dan bersaing dengan manusia lain dalam bertahan hidup.

Lihat saja, anak yang terlalu dimanjakan dirumah, tidak pernah diberikan pekerjaan dan tanggung jawab saat masih kecil, akan menemui masalah ketika ia mulai bersekolah diluar kota. Tak terbiasa bekerja membuatnya mengalami kesulitan dalam mengurus diri saat jauh dari orang tua.

Anak yang semua keinginannya dituruti pada saat dewasa akan sulit untuk membangun keluarga dengan pasangannya, karena rasa egonya sangat tinggi mengingat kebiasaannya saat muda bersama orang tuanya.

Anak yang terbiasa boros dan tidak bisa menabung saat kecil, akan mengalami masalah keuangan pada saat dewasa, karena tidak dapat memanajemen penghasilannya.

Banyak orang tua yang akhirnya menyesali cara mendidik sang anak ketika ia sudah tua dan melihat bagaimana cara hidup sang anak, namun sudah terlambat karena karakter dan mental sang anak tidak bisa lagi dibentuk karena sudah dewasa. Ibarat tanaman karakternya sudah mengakar dan menjadi kayu, beda dengan merubah karakter waktu kecil, masih mudah dibentuk karena ibarat masih berupa tunas.

Oleh karena itu untuk mendidik anak perlu ditanamkan sifat kemandirian, pekerja keras dan hemat, agar ketika dewasa nanti sanggup hidup dan bersaing dalam kehidupan ini. Tak bisa dipungkiri hidup ini seperti seleksi alam yang pandai menyesuaikan diri dan bertahan dalam menjalani kehidupan itulah yang akan eksis, sedangkan yang tidak mampu bersaing maka akan tertelan oleh situasi.

Semoga bermanfaat ........!

Memulai dan Gagal lebih baik tidak Memulai Sama Sekali

Memulai dan gagal, pastilah lebih baik daripada tidak memulai sama sekali. Mungkin menjadi orang gagal adalah ketakutan tersendiri bagi banyak orang. 
Banyak orang takut untuk memulai dan takut akan gagal. Takut akan ejekan orang kalau ia gagal dan takut apa yang ia lakukan hanyalah sebuah kesia-siaan.

Namun tahukah anda, jika anda memulai, maka anda akan dihadapkan pada dua keadaan yaitu Berhasil atau Gagal, seketika telah memulai anda telah membuat dua kemungkinan 50:50. Dimana bisa saja berhasil dan bisa saja gagal.

Namun jika tidak memulai, maka yang pasti adalah kegagalan. Itu mutlak, karena memulai saja tidak, lalu dari mana datang keberhasilan ? 

Berhasil, pastilah impian setiap orang, namun untuk berhasil bukanlah hal yang mudah, terkadang seseorang perlu berkali-kali mengalami kegagalan untuk sampai pada keberhasilan. Banyak orang menganggap kegagalan seseorang hanyalah kegagalan, namun sebenarnya dalam kegagalan orang yang mengalami kegagalan itu telah belajar banyak hal. Terutama pada hal yang ia mengalami kegagalan.

Melalui kegagalan, banyak hal pelajaran yang diambi, yang tidak akan pernah didapatkan oleh orang yang tidak pernah mencoba atau memulai dan orang yang gagal sebenarnya selangkah lebih maju, karena ia telah belajar apa yang menyebabkan ia gagal dan bagaimana agar pada percobaan kedua ia tidak melakukan kegagalan yang sama.

Orang yang gagal sebenarnya tidaklah benar-benar gagal apabila ia mencoba melanjutkan kegagalannya tersebut dengan mencoba kembali dengan cara yang berbeda. Dia benar-benar gagal ketika ia berhenti melanjutkan apa yang dialaminya tadi.

Lihatlah banyak orang berhasil yang pada awalnya gagal, namun tidak menyerah dan memulai kembali apa yang ia kerjakan, hingga akhirnya ia menguasai bidang itu dan akhirnya berhasil.

Maka janganlah pernah takut untuk gagal, seperti anak kecil yang merangkak dan mulai berjalan dia akan terus mencoba untuk berjalan walaupun berkali-kali jatuh dan merasa sakit. Namun ia terus mencoba berjalan hingga akhirnya ia berjalan. 

Seperti itulah kiranya kita sebagai orang dewasa, mulailah sesuatu yang baik, mulailah dengan tujuan yang besar, meskipun kegagalan-kegagalan yang menyakitkan datang, teruslah berusaha hingga keberhasilan kita raih.

Siapkah kita menjadi seperti anak kecil yang belajar berjalan ?

Zona Nyaman, memang nyaman tapi kenyamanan itu semu.

7/1/13

Apa itu zona nyaman dan apa maksud zona nyaman ? hal ini menjadi sebuah pertanyaan bagi kita. Zona nyaman dapat diartikan bahwa keadaan seseorang dimana seseorang sudah merasa tenang dan nyaman pada suatu posisi dan enggan untuk merubah keadaanya tersebut.
 
Pada zona nyaman, seseorang tidak mau merubah keadaan dan merubah perilakunya akibat terbuai oleh situasi yang dianggapnya “nyaman” namun sebenarnya ia tidak merasa nyaman. Zona nyaman inilah yang sebenarnya membuat orang malas dan merasa cukup dengan keadaannya sekarang.

Ia tidak mau berpikir keras dan bekerja keras untuk merubah keadaannya dan berusaha terus mempertahankan keadaanya itu. Seperti itulah kebanyakan orang pada saat ini, merasa nyaman dengan keadaannya dan merasa cukup dengan apa yang diraihnya saat ini.

Sementara yang ia rasakan itu sebenarnya tidaklah nyaman, namun karena takut merasakan kegagalan maka mereka menikmati keadaan itu. Orang yang memiliki sifat zona nyaman tidak mau berpikir keras bagaimana merubah hidup apalagi bekerja keras.

Mereka biasanya tersentak dan kelagapan saat mereka menemui masalah yang akhirnya datang, namun sudah terlambat dan akhirnya hidup dalam keputus-asaan. Mereka menenangkan dirinya dengan kalimat “rezeki sudah ada yang ngatur” , “jangan ngoyo kan semua sudah ditakdirkan” dan menyalahkan nasib dan keberuntungan yang tidak berpihak kepadanya.

Menikmati zona nyaman dengan menonton TV, membahas politik dan membicarakan orang lain yang tidak penting adalah kebiasaan mereka. Membuang waktu dengan percuma dan tidak memiliki impian. Itulah manusia zona nyaman.

Sementara  orang sukses merasa galau setiap hari, merasa gelisah berpikir dan bekerja keras bagaimana caranya untuk merubah keadaan. Tidak takut gagal dan tidak memanjakan dirinya sendiri. Mereka keras terhadap dirinya sendiri dan memasang target dalam hidupnya.

Jadi coba anda review kembali apakah anda termasuk orang Zona Nyaman ?

Waktu kecil aku memiliki impian yang besar, namun saat besar aku memiliki impian kecil.

Status ini pertama kali saya baca di sebuah status seorang teman di facebook. Singkat memang kalimatnya namun memiliki makna yang besar dan jujur.

Sewaktu kita kecil, saat ditanya orang tua pasti jawaban kita rata-rata besar, ada yang ingin menjadi Pilot, Dokter, Tentara, Pengacara, Astronot dan lain-lain. Kita menjawabnya dengan sangat yakin dan mengatakannya kepada setiap orang yang bertanya.

Impian itu dihayalkan sebelum tidur dan menjadi pemacu semangat untuk bersekolah dan menjalani hidup. Namun saat menginjak remaja dan mengerti apa itu uang dan keadaan kita, kita semakin ragu untuk menjawab jika ditanya apa cita-cita kita. Kurang yakin akibat berbagai macam kesulitan yang ada disekeliling kita dan memahami keadaan keluarga.

Saat dewasa, saat ditanya apa cita-cita kita, maka jawaban kita cenderung ‘nrimo” keadaan saja. Yang pentig bisa hidup, itulah jawaban yang biasanya ditemui bila orang dewasa ditanya. Hanya sebagian kecil saja orang yang lantang menjawab cita-citanya saat ditanya.

Itulah kehidupan, saat kecil pengetahuan akan sesuatu sedikit, maka kita berani untuk bermimpi besar dan berani dengan lantang untuk mengatakannya. Namun saat kita sudah “pintar” menurut kita malah kita menjadi ciut nyalinya.

Memang menjadi bodoh dan tidak peduli dengan apa yang akan terjadi terkadang ada gunanya, lihat saja gaya bisnis Bob Sadino. Dia memakai cara yang paling bodoh untuk memulai usaha yang penting “mulai saja”. Itulah tips yang paling manjur dari Bob Sadino.

Terlalu banyak berpikir tanpa ada action sama saja dengan bohong, pelajaran usaha itu tidak akan didapat bila tidak mempraktekkannya secara langsung. Terlalu pandai berhitung untung-rugi diatas kertas dan takut rugi hanya akan membuat seseorang tidak akan pernah memulai sebuah usaha apapun.

Jadi apakah anda masih memiliki impian ? Impian untuk hidup sukses dan hidup secara layak dan bersedia mempertahankan impian anda sebelumnya ?

Patutkah Anda membenci Politik ?

Saya bukan seorang politikus, dan belum terpikir untuk berpolitik. Namun saat membaca komentar-komentar para rekan di dunia intenet saya sedikit heran mengapa begitu besar pemilik komentar yang membenci Politik.

Politik itu memang menjijikkan, kotor dan kejam, namun sejauh ini cara itulah yang menurut saya paling ‘baik’ untuk mencapai kekuasaan. Dalam politik kawan akrab bisa dengan mudah menjadi musuh dan berbagai macam ‘topeng’ wajah para politikus dalam hal memperoleh kekuasaan dan mempertahankan kekuasaan.Namun sejauh ini hanya itulah cara yang menurut saya aman dan demokratis yang pernah ada.

Masih ingatkah kita pada masa sebelum adanya politik dan mengandalkan kekuatan militer, pada masa kerajaan-kerajaan masih berkuasa dan kekuatan adalah cara satu-satunya untuk mencapai kekuasaan. Kekuasan diperoleh dengan cara peperangan, pembunuhan dan penaklukan yang memakan korban sangat banyak.

Perang antar kerajaan harus terjadi yang mengorbankan prajurit yang jumlahnya banyak hanya untuk mendapatkan posisi raja atau wilayah. Atau harus kudeta dengan membunuh raja untuk dapat memperoleh tahtanya.

Maka politik adalah sarana yang paling aman dan tertib untuk terjadinya pergeseran kekuasaan ataupun terjadinya perubahan pemerintahan. Tidak ada korban jiwa dan suksesi kekuasaan berjalan dengan mudah, tanpa mengganggu tatanan sosial ekonomi dan masyarakatnya.

Meskipun sebenarnya aspirasi dan suara masyarakat bisa dibeli dengan uang, namun cara ini menurut saya adalah cara yang paling efektif dan efesien dibandingkan dengan perang saudara atau kudeta yang banyak mengorbankan jiwa yang sia-sia.

Terbukti sejak dahulu manusia berpolitik, jangankan manusia, hewan juga melakukan politik dalam kehidupannya, lihat saja kawanan singa atau kawanan monyet, mereka memiliki pimpinan/ketua kawanan mereka yang bertanggung jawab terhadap keselamatan kawanan. Hanya saja cara mereka tidak secanggih yang dilakukan oleh manusia.

Jadi apakah anda masih membenci kata Politik ?

Memangnya dengan mengurusi masalah orang lain, urusanmu bisa selesai.

Berhentilah bergosip ! Berhentilah mencari-cari kesalahan orang lain karena itu akan menyita waktu dan itu adalah kesia-siaan.

Banyak orang begitu bersemangat saat membicarakan orang lain dan melupakan masalahnya untuk sesaat, berusaha lari dari masalahnya sendiri dan mencari-cari kesalahan orang lain untuk menimbuakan ego bahwa dirinya lebih baik dari orang lain yang dibicarakannya.

Tapi amatilah orang-orang seperti itu, biasanya dirinya tidaklah siapa-siapa dan tidak akan menjadi siapa karena perilakunya itu. Dia juga akan memiliki banyak musuh karena banyak orang yang membencinya karena sikapnya itu.

Berhentilah membicarakan orang lain dan gunakanlah waktu yang berharga  tersebut untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keahlian untuk merubah hidup. Daripada membicarakan orang lain yang tidak bermanfaat, malah menambahkan dosa dan musuh.

Di lingkungannya sang penggosip akan memiliki banyak musuh dan kerap memicu terjadinya percekcokan dan perkelahian antar tetangga. Daripada membicarakan orang lain dan tidak bermanfaat lebih baik berpikir bagaimana caranya meningkatkan kualitas hidup.

Sang penggosip biasanya melupakan pekerjaan utamanya, rela nongkrong berjam-jam hanya untuk membicarakan omong kosong dan pada akhirnya menjadi iri atas kemajuan yang dicapai orang lain.
Sang penggosip biasanya membicarakan orang lain kala orang yang dibicarakannya tidak ada di dekatnya, pad akhirnya dia akan membicarakan dan menjelek-jelekkan temannya sendiri karena kekurangan bahan untuk gosipnya.

Maka jika berbicara dengan orang yang berperilaku penggosip, maka hati-hatilah berbicara, karena apa rahasia kita akan juga dibicarakannya kepada orang lain karena antusiasnya yang tinggi untuk menggosip.

Maka mulai sekarang kurangilah kegiatan gosip anda, dan mulailah memikirkan hal-hal yang lebih berguna, dijamin anda akan aman bergaul kepada setiap orang.
 
Terima kasih

Pertemuan Iblis dan Rabbi

Kisah ini berasal dari buku Kahlil Gibran menceritakan sebuah kisah yang inspiratif dan membuka pola pikir yang yang jarang diungkapkan namun perlu menjadi bahan pemikiran buat kita semuanya.

Kisahnnya seperti ini :

Dahulu kala di sebuah wilayah di Timur Tengah hiduplah seorang imam yang disebut Rabbi (guru). Ia hidup dari mengkotbah dan mengajarkan agama serta mendoakan orang-orang yang ada disekitarnya.
Setiap hari ia memimpin doa dan kegiatan-kegiatan agama, mendoakan agar panen para petani tetap baik dan mendoakan suatu desa agar dihindarkan oleh marabahaya dan malapetaka lainnya.

Hidupnya berkelana pada suatu desa hingga desa lainnya dan hidup dari pemberian sukarela dari orang-orang yang didoakannya dan memperoleh hasil bumi dari para petani yang didoakannya. Hidupnya serba berkecukupan dan tiada kekurangan karena orang-orang yang didoakannya memberikan sebagian penghasilannya untuk sang Rabbi.

Suatu hari di suatu malam yang gelap, sang rabbi berjalan pulang dari desa yang baru saja dikunjungi dan didoakannya dan berjalan pulang menuju tempat tinggalnya didesa lain. Dan kebetulan pada malam itu malaikat Michael (Jibril) sedang bertempur hebat dengan Iblis.

Dalam pertarungan itu iblis sedang terpojok karena sang Michael menggunakan pedang sakti dan berhasil menikam sang Iblis sehingga Iblis terpaksa harus melarikan diri. Dalam pelarian itu sang Iblis dalam keadaan yang berdarah-darah dan hampir mati. Malaikat Michael akhirnya tidak bisa menemukan sang Iblis dan membiarkan Iblis melarikan diri.

Dalam pelarian sang Iblis bertemu dengan sang Rabbi. Sang Rabbi sangat terkejut bukan main melihat mahluk yang sangat mengerikan  sedang terkapar ditanah dan mengerang kesakitan.

Sang Rabbi berkata : “ Siapakah engkau wahai mahluk yang mengerikan ?” tanya sang Rabbi. Lalu jawab sang Iblis : “Wahai sang rabbi, janganlah banyak bertanya bantulah aku, basuhlah luka-lukaku karena kalau tidak aku akan segera mati”. Kemudian Rabbi bertanya lagi : “Aku tidak mengenal engkau, mana mungkin aku langsung membantumu, bisa saja kau adalah penjahat yang nanti akan membunuhku”. Iblis kembali berkata dengan suaranya yang lirih menahan rasa sakit, “Aku adalah Iblis, mahluk yang paling ditakuti dan dihindari oleh umatmu, bantulah aku agar aku bisa bertahan hidup”.


Dengan terkejut sang Rabbi berkata : “Terkutuklah engkau wahai Iblis, yang menyebabkan kesengsaraan dan kesulitan bagi manusia, kau hanyalah penggoda yang berusaha menyesatkan manusia, biarlah engkau mati karena itu semua setimpal dengan apa yang telah engkau perbuat selama ini”. Lalu dengan marah sang Iblis berkata : “Wahai sang Rabbi apakah engkau sadar dengan ucapanmu, tahukah engkau selama ini hidup karena siapa ? Karena aku, engkau mendapakan penghasilan dan penghidupan dengan menjelek-jelekkan aku”.
 "Setiap kali engkau mendoakan orang lain dan mendapatkan imbalan dari menghasutku agar manusia benci kepadaku dan menghindari aku agar tidak mendekati mereka."

"Jadi pernahkah engkau pikirkan bagaimana nasibku bila nanti aku tiada, manusia tidak akan takut lagi kepadaku dan tidak memerlukan doa-doamu lagi. Dari manakah nanti dirimu mendapatkan penghasilan untuk membiayai hidupmu. Manusia tidak akan lagi menghargaimu seperti saat ini, karena tidak ada lagi yang mereka takuti karena mengetahui aku telah mati “.

Kemudian sang Rabbi berpikir terhadap ucapan yang dikatakan oleh sang Iblis, dan dalam hati ia membenarkan perkataan sang Iblis bila memang Iblis tiada, bagaimana dengan masa depannya dan apakah ia bisa hidup dengan profesi yang lain. Sementara ia hanya memiliki keahlian sebagai pemuka agama.

Dengan berat rasa ketakutan dan gemetar akhirnya sang Rabbi memapah Iblis tersebut dan membersihkan luka yang ada pada Iblis dan membawanya kerumahnya dan merawatnya karena sang Rabbi akan kehilangan pekerjaan apabila sang Iblis Mati.

Tulisan ini bukanlah dibuat untuk mengkritik apa yang dilakukan oleh para imam-imam pemimpin agama, tapi paling tidak membuka pikiran kita, bahwa apa sebenarnya yang dilakukan oleh pemimpin-pemimpin agama kita saat ini.

Salam  Think out of the BoX

Kecerdasan Otak VS Kecerdasan Emosional.

Kecerdasan otak yang dulu sangat dibangga-banggakan ternyata bukanlah dasar untuk menentukan kesuksesan seseorang. Lihat saja sekeling kita banyak orang pintar yang ternyata tidak semuanya sukses dan orang dengan kecerdasan rata-rata banyak juga yang sukses.

Jadi apa penyebab kesuksesan orang yang kecerdasannya rata-rata tadi ? bagaimana ia bisa sukses sementara ia tidak memiliki kecerdasan yang lura biasa ?
Pertanyaan ini dijawab oleh beberapa ilmuan dari negara barat. Sebuah hasil survei menyatakan bahwa kesuksesan seseorang bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan otak seperti yang diagung-agungkan oleh orang dulu.

Ternyata untuk sukses yang paling utama diperlukan adalah Kecerdasan Emosional. Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengatur emosi mereka. Kecerdasan emosional meliputi kesabaran, disiplin, keteguhan, kemampuan bergaul dan bersosialisasi, kemampuan menahan diri, menyemangati diri saat jatuh dan hal-hal lain yang bersifat emosional.

Ternyata berdasarkan penelitian, kecerdasan emosional adalah kecerdasan yang dimiliki oleh banyak orang-orang sukses di dunia. Dalam perjalanan karir mereka, mereka mampu berkomunikasi dengan baik, disiplin dan konsisten bekerja keras dan tidak mudah menyerah dalam proses mencapai tujuan mereka.

Banyak orang cerdas yang tidak sabar, pemarah dan egosentris yang akhirnya menjadi penghalang dirinya untuk sukses. Hal inilah yang menjadikan lebih banyak orang yang memiliki kecerdasan emosional ternyata lebih sukses dibanding orang yang hanya memiliki kecerdasan otak.
Menjadi sukses butuh proses dan kerja keras yang panjang dan memerlukan kesabaran yang tinggi, hal inilah yang jarang dimiliki oleh orang-orang yang pandai secara intelegensi.

Hai Pendemo Kepentingan Siapakah yang Kau Bela ?


Hari ini demo terjadi, demo di siang bolong yang panas dan memicu amarah tinggi. Bentrok tak terhindarkan. Lemparan batu berhamburan di udara. Seorang pendemo terkena lemparan batu. Kepalanya pecah dan darah mengucur hebat. Ia segera dilarikan ke rumah sakit, namun dalam perjalanan dia menghembuskan nafas terakhirnya dan perjalanan hidupnya di dunia tamat.

Orang tuanya menangis sejadi-jadinya, menyesali perbuatannya, kelalaiannya mengapa ia tidak mengajarkan anaknya agar tidak usah ikut demo, penerus satu-satunya telah tiada, tujuan hidupnya telah tiada, dan perjuangannya selama ini untuk sang anak sia-sia. Orang tua merasa hidupnya tiada berguna lagi.

Itulah potret kehidupan keluarga yang ditinggalkan oleh sang pendemo, perjuangannya sia-sia dan akhirnya membuat keluarga itu kehilangan jiwanya.
Demo adalah kalimat yang paling ditakuti oleh para orang tua, orang tua selalu was-was mengenai keadaan anaknya apabila terjadi demo.

Lalu kepentingan siapakah yang dibela saat demo ? apakah pada saat tujuan demo telah berhasil tercapai siapakah yang benar-benar diuntungkan dari keberhasilan tadi. Ternyata yang menikmati hasil demo itu bukanlah sang pendemo itu sendiri. Tentu yang menikmati hasilnya adalah provokator demo dan penyuplai dana untuk demo tersebut.

Bukan rahasia umum bahwa saat ini demonstrasi bukanlah lagi murni aspirasi rakyat, namun merupakan pesanan dari pihak-pihak tertentu yang memiliki misi gelap di dalamnya. Sang aktor intelektual bermain di belakang layar dan menjadi penyuplai logistik demo tersebut.

Apabila demo berhasil maka ia yang mendapatkan posisi atau jabatan tertentu. Sementara pendemo dijadikan alat untuk mencapai tujuan dan keluarga sang pendemolah yang menjadi korban.
Maka sebelum melakukan demo dan menerima ajakan demo, sang demonstran sebaiknya berpikir kritis, apa tujuan demo, siapa yang didemo dan apa latar belakangnya dan apa kira-kira motif dibalik demo tersebut.

Jika demo itu memang benar aspirasi dari masyarakat yang tertindas, silahkan saja melakukan demo, namun yang paling penting saat melakukan demo adalah keselamatan diri. Tidak akan ada yang lebih bersedih dibandingkan orang tua yang melahirkan dan membesarkan diri kita dari kecil daripada orang lain bahkan negara sekalipun hanya bisa memberikan biaya pemakaman itu saja tidak akan lebih, selebihnya hanya kesedihannlah yang datang dari orang-orang yang kita cintai.

Sudah siapkah anda untuk melakukan demo yang baik ?

Alasan yang kuat agar tidak pernah berpikir untuk bunuh diri.


Bunuh diri, secara statistik meningkat jumlahnya belakangan ini. Banyaknya bunuh diri disebabkan stres yang tinggi akibat keadaan keuangan atau masalah yang tidak terpecahkan yang dialami oleh seseorang.

Negara Cina adalah rekor tingkat bunuh diri saat ini, mungkin saja jumlah penduduk yang sangat tinggi memicu persaingan yang tinggi pula, sehingga banyak masyarakatnya yang melakukan bunuh diri.

Bunuh diri secara agama dipandang sebuah dosa yang besar karena menghilangkan nyawa sendiri dan merampas kewenangan Tuhan sebagai pemberi kehidupan. Bunuh diri merupakan tindakan yang tercela dan banyak orang yang meyakini jika melakukan bunuh diri, maka mereka akan masuk neraka.

Terlepas dari ancaman keyakinan bila melakukan bunuh diri akan masuk neraka, perlu perenungan dan alasan untuk tidak memikirkan bunuh diri apalagi melakukan bunuh diri. Setiap orang yang bunuh diri biasaya dipicu adanya rasa putus asa dan tidak sanggup lagi untuk menjalani kehidupan.

Putus asa sebenarnya tidak akan terjadi bila kita berpikiran jernih dan mencoba mengamati sekeliling kita. Lingkungan adalah laboratorium kehidupan yang bisa diamati dengan mudah. Lihat lingkungan, masih banyak orang lain yang lebih kekurangan dari kita, bisa mereka cacat, tidak berpenghasilan dan setiap hari berkutat dengan masalah kehidupan.

Masih banyak orang yang cacat meminta-minta di lampu merah dan ada lagi yang buta dan hanya berdiam diri di rumah tanpa bisa melakukan apa-apa. Mereka terus berjuang hidup dalam keterbatasan mereka. Lalu apa alasan kita untuk berpikir bunuh diri ?.

Tuhan masih menyayangi kita, memberikan segala sesuatu yang menurutNya pantas kita miliki. Apakah kita masih berpikir untuk boleh bunuh diri ? Apakah mahluk yang berahlak dan mulia seperti manusia hanya patut berpikir dalam keputusasaan, sementara banyak yang lebih susah dari kita.

Bersyukurlah bagi kita yang hidup, dan menjalani hidup. Lihat saja rumput yang diciptakan oleh Tuhan, rumput yang tidak berjiwa dan berahlak, setiap hari selalu bersyukur menyambut matahari pagi, dengan akar lemahnya terus mencai sumber air dan nutrisi agar ia bisa tumbuh dan berfotosintesa, hasil foto sintesanya adalah O2, sumber nafas bagi mahluk lain. Tanpa mengharapkan apa-apa, tak diingat mahluk lain saat O2 hasil sintesa makanan mereka adalah berasal dari rumput itu.

Mahluk yang tak berjiwa itu berupaya terus hidup dan memberikan kontribusi bagi mahluk lain, walaupun ia hidup di tanah gersang atau subur, mereka tidak peduli, yang penting mereka hidup ! dan menghasilkan sesuatu bagi mahluk lainnya. Lalu apakah kita tidak malu kalah dengan mereka ? Ayo semangat ! Hidup harus terus berjalan tak peduli bagaimana keadaannya.

Semoga bermanfaat .........................

Ada yang salah pada Kurikulum pendidikan Kita

6/29/13

Pendidikan adalah hal yang sangat penting, melalui jalur pendidikanlah seseorang bisa merubah strata sosial dan kualitas hidupnya.

Pendidikan bisa diperoleh melalui jalur formal dan informal, melalui jalur formal seperti di sekolah dan perguruan tinggi, sedangkan jalur informal seperti di lingkungan keluarga dan lingkungan sosial.

Ada yang salah dalam pendidikan formal kita, lihatlah siswanya hanya diajarkan buku tulis dan teori yang sebenarnya sangat sedikit digunakan dalam menunjang hidupnya. Setiap siswa diajarkan rumus matematika dan fisika yang rumit yang hanya akan diperlukan oleh calon-calon ilmwuan dan peneliti.

Sementara itu di kehidupan nyata yang diperlukan adalah kreativitas, cara bergaul, bersosialisasi dan bersaing dalam memperoleh pekerjaan. Keinginan yang kuat, kerja keras dan disiplinlah yang dibutuhkan agar sukses menjalani kehidupan.

Sementara disekolah siswa hanya diajarkan untuk menghapal teori, mengerjakan PR dan berusaha untuk tidak salah di mata guru mereka sesuai dengan karakter sang guru. Di sekolah jarang sekali diajarkan mengenai kewirausahaan dan bisnis, cara menjual, cara meningkatkan nilai jual sebuah produk dan hal-hal yang mengenai kegiatan ekonomi yang menunjang hidup.

Di masa sekarang saat persaingan kerja sangat tinggi, perlu kita menanamkan jiwa wirausaha sejak dini, bagaimana membentuk mental pantang menyerah bagi anak, jiwa dagang pada anak dan skill tertentu bagi anak sehingga saat mereka tamat dari sekolah mereka, mereka tidak frustasi dengan keadaan saat mereka tidak memperoleh pekerjaan.

Kita sebagai orang tua juga perlu merubah minset kita bagaimana cara mendidik anak supaya tidak mempunyai mental pekerja, tetapi memiliki mental yang siap juang dalam segala keadaan.

Kerja Cerdas atau Kerja Keras, Mana yang lebih penting ?

Melihat banyaknya orang yang belakangan ini memperdebatkan mengenai kerja cerdas dan kerja keras, maka hal ini sepertinya penting untuk dipikirkan.

Sebagian orang begitu tertarik dan menggebu-gebu untuk mengatakan bahwa bekerja cerdas adalah yang paling penting dan itu adalah cara yang paling efektif untuk mencapai kesuksesan. Dengan bekerja cerdas maka sukses akan mudah diraih.

Sebagian orang lagi mengatakan bahwa kunci sukses dalam sebuah pekerjaan adalah dengan bekerja keras dan banting tulang. Dan mengatakan bahwa kesuksesan tidak akan diraih bila tidak bekerja keras dengan melebihi cara kerja orang-orang awam.

Kalau menurut saya bekerja cerdas, tanpa diikuti dengan kerja keras, maka tidak akan berguna, memangya kerja cerdas apa yang tidak butuh proses, disiplin dan penuh perjuangan. Memangnya ada kerja yang santai-santai kemudian bisa berhasil dengan mudah. 

Begitu juga dengan bekerja keras, bekerja keras namun tidak tahu apa prospeknya ke depan, tentu saja adalah melakukan sesuatu yang kemungkinan akan tidak maju-maju. Bekerja keras, hanya memakai tenaga otot, maka selamanya akan menjadi anak buah.

Bekerja keras dan bekerja cerdas bukanlah cara kerja yang dipisahkan dengan membedakan keunggulan masing-masing. Akan lebih baik bila antara kerja cerdas dan kerja keras disatukan sehingga menjadi sebuah motor penggerak untuk mencapai kesuksesan.

Jadi mulai sekarang, jika mendengar perbedaan antara kerja keras dan kerja cerdas, sebaiknya mulailah berpikir dan tidak mudah terkicuh oleh ucapan orang mengenai keunggulan kerja cerdas dan kerja keras.

Pergeseran Kualifikasi Pekerjaan

Telah terjadi pergeseran dalam kualifiasi pekerjaan pada masa kini, dahulu di era 80-an gelar akademik sangat diagung-agungkan dan menjadi modal yang sangat penting untuk mencari pekerjaan.

Gelar pendidikan pada masa dulu merupakan hal yang sangat mahal dan memiliki prestise yang tinggi, dengan gelar Insinyur (Ir) seseorang akan mudah mendapatkan pekerjaan dan mendapat kehormatan yang tinggi di masyarakat.

Ternyata pada masa kini banyak hal yang telah berubah, terutama dalam hal dunia pekerjaan. Gelar akademik saat ini hanya dianggap sebagai formalitas saja tidak menjadi tolak ukur pekerjaan dan kesuksesan seseorang.

Sadarkah kita saat ini sudah banyak orang yang gelar akademiknya tinggi, namun masih saja pengangguran ? atau tukang fotocopi di kantor yang memiliki gelar S1 ? 

Banyak orang tua yang menyekolahkan anaknya tinggi-tinggi hanya berakhir pada seorang sales yang  menjual sesuatu kesana kemari. Orang tua pasti kecewa apalagi sang anak yang berjuang untuk mendapatkan ijasah, namun pekerjaan yang diimpikan tidaklah sesuai dengan keinginan.

Dunia kerja saat ini, tidaklah mengharapkan gelar sebagai modal utama, akan tetapi keahlian. Gelar yang tinggi namun kurang memberikan kontribusi hanya akan menjadikan beban bagi perusahaan.

Kesuksesan sepertinya saat ini bisa dicapai dengan mudah apabila memiliki keahlian, pergeseran cara kerja manusia saat ini lebih ke arah professional sepeti pemain sepakbola, atlet dan wirausaha. Lihatlah para pemain bola yang digaji millayan per musim atau atlet yang digaji dari klun ditambah lagi menjadi bintang iklan.

Atau menjadi pemusik yang dibayar 20 juta persekali tampil tentu saja mengalahkan gaji karyawan yang rata-rata digaji 2 juta perbulannya.

Dengan memiliki keahlian tertentu, maka seseorang akan dibayar tinggi dan dengan mudah memperoleh kemakmuran. Oleh karena itu sebagai orang tua, seharusnya kita mulai paham terhadap pergeseran dunia kerja yang terjadi saat ini, dan mulai berpikir bagaimana cara mendidik sang anak agar masa depannya menjadi lebih baik.

terima kasih

Pahlawan tanpa Tanda Jasa. Benarkah ?

Seperti keterangan dalam judul blog ini, Think out of the box (cara berpikir diluar kebiasaan). Maka tulisan kali ini memang agak membuat sebagian kalangan akan menghujatnya.

Kali ini yang dibahas mengenai gelar 'pahlawan tanpa tanda jasa' yang diberikan kepada Guru. Bukan untuk merendahkan sebuah profesi, akan tetapi memberikan fakta dan realitas agar tidak semua orang mudah mengamini sesuatu tanpa berpikir kritis.

Pahlawan tanpa tanda jasa, di era seperti ini, mungkin sangat sedikit jumlahnya, bisa jadi 1 dari seribu keadaan yang masih ada. Banyak guru sekarang ini yang tidak lagi dapat diberi gelar pahlawan tanpa tanda jasa dikarenakan :

- Kesejahteraan guru sudah merupakan hal yang sangat diperhatikan saat ini dengan alokasi APBN 20 % untuk sektor pendidikan.

- Adanya sertifikasi untuk guru yang tentunya meningkatkan kesejahteraan mereka

- Banyaknya guru yang menjual buku seperti LKS (lembar kerja siswa) dan les-les yang merupakan pemasukan merea.

Memang mendapatkan penghasilan tambahan adalah hak setiap orang termasuk guru, namun menjadi pahlawan tanpa tanda jasa adalah sangat berat.


Menjadi pahlawan tanpa tanda jasa berarti siap bekerja dengan iklas, memangnya siapkah seseorang bekerja tanpa digaji ? atau bekerja demi tujuan kemanusiaan ?. Mungkin banyak orang akan enggan bekerja hanya untuk kemanusiaan tanpa apapun  yang didapatkannya dari pekerjaan itu.

Untuk itu pahlawan tanpa tanda jasa, sebenarnya adalah bekerja tanpa mengharapkan imbalan atau pamrih, jadi sangatlah sulit dan mungkin hanya orang yang benar-benar tuluslah yang bisa mengerjakannya. Maka gelar pahlawan tanpa tanda jasa perlu kita pertimbangkan lagi
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

kategori

Total Pageviews

Hitstat Counter

Pages